Kestabilan Dinar & Dirham

ByGerai Dinar Pekalongan

Kestabilan Dinar & Dirham

Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Nabi S.A.W memberikan uang satu Dinar kepada sahabatnya Urwah agar dibelikan seekor kambing untuk beliau; lalu dengan uang tersebut ia membeli dua ekor kambing, kemudian ia jual satu ekor dengan harga satu Dinar. Ia pulang membawa satu Dinar dan satu ekor kambing. Nabi S.A.W. mendoakannya dengan keberkatan dalam jual belinya.

“Seandainya Urwah membeli debupun, ia pasti beruntung” (H.R.Bukhari).

Dinar Islam terbukti memiliki daya beli yang stabil selama lebih dari 14 abad dimana harga 1 Dinar sama dengan 1 ekor Kambing sebagaimana hadist tersebut hingga sekarang. Sedangkan mata uang kertas/fiat (US Dollar, Rupiah, Dinar Iraq/Kuwait, dll) yang kita pegang sekarang ini nilainya jauh berkurang tergerus inflasi dari waktu ke waktu. Jadi, Dinar emas memiliki fungsi dasar sebagai proteksi nilai dari inflasi.

Butuh Bantuan?
Chat via WhatsApp